by

Pemberian Obat Filariasis Bunut Selama Oktober

SANGGAU – REPORTASE.ID, Dua orang petugas dari puskesmas Sanggau, yaitu heri efendi A.Md.kep dan Magaretha A.Md.kep , menyasar penduduk di Kelurahan Bunut, Sanggau, Kalimantan Barat guna pemberian obat pencegahan massal kaki gajah selama Oktober 2018. Pemberian obat pencegahan secara massal tersebut dilakukan guna memberantas penyakit kaki gajah di wilayah Kelurahan Bunut.

Beberapa penyakit menular tropik terabaikan menjadi prioritas dituntaskan tahun 2019, antara lain penyakit kaki gajah, cacingan dan kusta.

Plt.Lurah Bunut John Simbolon,S.sos ,mengatakan dengan adanya kegiatan pemberian obat kaki gajah ini adalah suatu usaha agar masyarakat khususnya Kelurahan Bunut dapat memberantas penyebaran penyakit menular yang mengakibatkan cacat menetap .

Menurutnya, kegiatan pecanangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) di Kelurahan Bunut , Kecamatan Kapuas telah dilakukan sejak 2014. Terdapat beberapa penyakit menular tropik terabaikan menjadi prioritas untuk dituntaskan pada 2019 antara lain penyakit kaki gajah, kecacingan .

Program eliminasi kaki gajah atau filariasis, merupakan salah satu program prioritas nasional pemberantasan penyakit menular.

Dalam sebuah kesempatan, Heri Efendi A.Md.kep menyebutkan, program eliminasi filariasis memang direncanakan akan terus digalakkan sampai dengan 2019 atas dasar justifikasi.

Pencegahan di daerah endemis dengan angka lebih besar dari 1 persen, dilakukan melalui program pemberian obat massal pencegahan filariasis (POMP filariasis) setahun sekali. Pemberian obat memang dilakukan selama minimal lima tahun berturut-turut dan tidak boleh terputus.

Penyebaran kasus dengan manifestasi kronis filariasis di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas dapat dicegah dan dibatasi dampak kecacatannnya dengan penatalaksanaan kasus klinis. Pemberian obat minimal sebanyak 85 persen dari penduduk berisiko tertular filariasis di daerah yang teridentifikasi endemis filariasis harus mendapat POPM filariasis.

Untuk menghentikan proses penularan dan mengeliminasi penyakit kaki gajah dari wilayah perlu dilaksanakan gerakan Belkaga dengan pemberian obat massal pencegahan kepada semua penduduk usia 2-70 tahun.

Pemberian obat tersebut memang harus diberikan setiap tahun sekali selama lima tahun berturut-turut, tujuannya agar penyakit kaki gajah tidak lagi menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kelurahan Bunut pada 2019.

Sedangkan tujuan khusus, bisa menurunkan angka microfilaria menjadi kurang dari 1 persen dan mencegah serta membatasi kecacatan karena penyakit kaki gajah.(Heni)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed